Suara.com – Putus dengan pacar memang tidak selalu karena pertengkaran hebat, jadi tidak sedikit yang masih bisa dekat dengan mantan pacar walaupun sudah tidak bersama.

Namun, berikan waktu untuk hatimu move on hingga tidak punya rasa lagi saat bertemu atau berkomunikasi. Karena hubungan baik atau jadi sahabat setelah putus hanya terjadi pada 2 dari 10 pasangan.

Dirangkum GuideKu dari berbagai sumber, menghubungi mantan setelah putus ternyata lebih banyak rugi daripada keuntungannya. Simak baik-baik di bawah ini kenapa harus jaga jarak dengan mantan saat baru putus .

Bikin susah move on

Duh, ini adalah kata-kata yang paling dibenci sama orang yang baru putus cinta! Sebagai orang yang lagi patah hati, pastinya kamu ingin dimengerti oleh semua orang termasuk lingkunganmu, ya kan?

Oke, kamu pasti kangen dan punya seribu alasan untuk menghubungi dia lagi, tapi buat kesehatan mentalmu, sebaiknya tahan perasaanmu dan alihkan pada hal positif lainnya.

Menghubungi mantan cuma bikin kamu terjebak dituasi yang itu-itu saja. Ujung-ujungnya, susah move on!

Sulit buka hati

Kalau kamu masih sering menghubungi mantan dan terjebak dalam lingkaran yang itu-itu saja, maka lama kelamaan kamu jadi sulit membuka hati buat orang lain.

Hal ini akan membuat pikiranmu masih terpatok sama mantan.

Untuk mengembalikan akal sehat, sebaiknya beri sugesti positif pada dirimu bahwa masih banyak cowok lain yang lebih baik dari mantanmu.

Lagipula, dia juga entah masih punya perasaan yang sama atau nggak sama kamu. Ya kan?

Menyisakan rasa sayang nggak tuntas

Kalau kamu menghubungi mantanmu lagi, itu cuma bikin kamu terombang ambing dalam perasaan yang nggak menentu.

Di satu sisi, kalian bukan pacar tapi di sisi yang lain, kamu masih menyisakan rasa sayang yang belum tuntas.

Jadi jangan menyiksa diri dengan menghubungi mantan saat baru putus, biarkan dirimu dan dirinya move on. (Rima Suliastin)