Kalau Anda menginginkan kulit yang tampak sehat, ada dua kandungan skincare yang perlu dikenali, yaitu Alpha-Hydroxy Acids ( AHA ) and Beta-Hydroxy Acids ( BHA ).

Agar tidak salah pilih dan berujung iritasi, kenali dulu perbedaan AHA dan BHA . Menurut Kenneth Howe, seorang dokter kulit di Wexler Dermatology, inilah beda keduanya, dilansir dari Byrdie.

Apa itu AHA?

”AHA berasal dari tebu atau sumber tanaman lain. Itulah mengapa mereka sering disebut sebagai asam buah,” kata Howe.

Dia mengatakan bahwa asam glikolat yang merupakan AHA terkecil dan berasal dari tebu adalah AHA yang paling banyak digunakan pada produk perawatan kulit.

”AHA memberi manfaat baik untuk lapisan luar kulit (epidermis) dan lapisan dalam (dermis). Pada epidermis, AHA memiliki efek eksfoliatif, meningkatkan penumpahan sel kulit mati yang tertahan di permukaan,” kata Howe.

”Mereka melakukan ini dengan lembut, membelah ikatan yang tertahan di antara sel-sel kulit mati. Setelah dipotong, sel-sel itu kemudian dapat jatuh, atau terkelupas.”

AHA juga membantu merangsang produksi kolagen.  itulah mengapa AHA sangat penting ketika ingin mengurangi penampilan garis-garis halus.

Apa itu BHA?

BHA yang paling dikenal semua orang yang memerangi jerawat adalah asam salisilat atau salicylic Acid.

”Asam salisilat larut dalam lemak sehingga bagus untuk kulit berminyak dan memberikannya kemampuan yang lebih baik untuk menembus pori-pori,” kata Howe. ”Fitur-fitur ini menjelaskan mengapa BHA digunakan dalam banyak produk jerawat yang tersedia di apotek.”

BHA bekerja lebih ampuh pada kulit berminyak yang rentan terhadap jerawat, komedo, dan milia. BHA juga menjadi pilihan tepat untuk mencegah peradangan kulit IDN Poker.

Howe juga mengatakan, asam salisilat dikenal bermanfaat melawan bakteri dan dapat digunakan untuk mengobati kapalan dan area kulit kering lainnya.

”Dalam konsentrasi tertinggi, dapat digunakan untuk mengobati kutil. Ini memberikan efek dengan cara yang mirip dengan apa yang dilakukan AHA, yakni dengan melepaskan sel-sel kulit mati satu sama lain, tapi asam salisilat menembus dalam-dalam,” kata Howe.