Suara.com – Calon Pengantin Paksa Pengiringnya Ikut Tes Kebohongan , Buat Apa?

Seorang calon pengantin memaksa seluruh pengiringnya untuk mengikuti tes kebohongan . Hal ini dilakukannya setelah detail pernikahan yang akan digelar bocor di media sosial.

Dilansir Mirror, pernikahan calon pengantin yang tak disebutkan namanya tersebut kabarnya akan dilangsungkan di Hawaii. Pernikahannya memang cukup menarik perhatian karena detail keinginan pengantin yang super banyak.

Saking ribetnya, salah satu pengiring pengantin memutuskan untuk membocorkan hal-hal aneh pada pernikahan sahabatnya sendiri, termasuk kisi-kisi pakaian yang harus dikenakan para tamu.

Hal tersebut membuat warganet terkejut, si calon pengantin pun merasa malu. Ia lalu memutuskan mencari siapa yang telah membocorkan detail hingga membuatnya menjadi olok-olokkan warganet.

Memang apa saja sih detail pesta pernikahannya?

Pertama, tamu undangan diminta mengenakan pakaian, setidaknya, seharga £ 565 atau sekitar Rp 10,5 juta.

Kedua, calon mempelai perempuan juga ingin tamu mengenakan pakaian dengan jenis dan warna berbeda sesuai berat badan mereka.

Perempuan dengan berat 45 sampai 70 kg harus mengenakan jumper beludru berwarna hijau dengan celana panjang suede oranye dan sepatu dari Christian Louboutin.

Perempuan dengan berat lebih dari 70 kg harus mengenakan jumper hitam dan celana panjang dengan sepasang sepatu bertumit.

Sementara untuk laki-laki dengan berat 45 sampai 90 kg, diminta untuk mengenakan jaket berbulu ungu dan celana putih.

Dan laki-laki dengan berat lebih dari 90 kg dipaksa ‘berkamuflase’ mengenakan pakaian serba hitam.

Calon pengantin punya aturan aneh soal pernikahan, sampai ada tes kebohongan untuk pengiring! (Dok. Facebook)Calon pengantin punya aturan aneh soal pernikahan, sampai ada tes kebohongan untuk pengiring! (Dok. Facebook)

Ketiga, si calon pengantin juga ingin para tamu mengirim foto pakaian yang akan mereka kenakan ke pestanya nanti.

Setelah detail pernikahannya bocor, si calon pengantin melalukan tindakan ekstrem dengan menyewa alat tes kebohongan.

Seperti dilaporkan The Sun dan Mirror, hal tersebut terungkap lewat unggahan si calon mempelai perempuan yang diburamkan identitasnya.

“Kehadiran tamu 100{9fff83531fb9d24ce5fcaf1f603d5341217c90b732ff6d1c8aed34ca5b211b6d}. Saya menanyakan semua pertanyaan sederhana seperti ‘apakah Anda membocorkan kode pakaian saya ke internet?’ dan ‘apakah Anda diam-diam membenci saya? Teman-teman, dengan gembira saya bisa mengumumkan identifikasi si pengadu ini. Mantan teman saya, Stephanie, segera dikeluarkan dari properti saya. Dia mengaku membocorkan kode dan mengolok-olok saya secara online. Kode pakaian saya yang asli sudah viral karena dia dan dunia luar tidak akan pernah mengerti terima kasih kepada Stephanie. Selamat datang! Sekarang pernikahan Hawaii 2019 bisa berlanjut!” tulisnya.

Ada-ada saja ya kelakuan calon pengantin ini.